Warna-Warni Festival Payung Indonesia

Sebanyak 16 daerah penghasil kerajinan payung dan tujuh negara sahabat berpartisipasi dalam Festival Payung Indonesia 2016.
Kusumasari Ayuningtyas
2016.09.27
Solo
Share on WhatsApp
Share on WhatsApp
160927-ID-umbrellas-1.jpg

Tanda penunjuk arah pada Festival Payung Indonesia 2016 yang diikuti 16 kota di Indonesia dan tujuh negara sahabat. (Kusumasari Ayuningtyas/BeritaBenar)

160927-ID-umbrellas-2.jpg

Seorang petugas menyelesaikan instalasi payung sebelum Festival Payung Indonesia 2016 dibuka di Taman Balekambang, Solo, 23 September 2016. (Kusumasari Ayuningtyas/BeritaBenar)

160927-ID-umbrellas-3.jpg

Seorang pengrajin sedang menyelesaikan pembuatan payung di sela-sela pameran. (Kusumasari Ayuningtyas/BeritaBenar)

160927-ID-umbrellas-4.jpg

Workshop sekaligus pelatihan pembuatan payung di arena Festival Payung Indonesia 2016. (Kusumasari Ayuningtyas/BeritaBenar)

160927-ID-umbrellas-5.jpg

Aneka kreasi payung rajut yang tidak hanya dipamerkan, tetapi juga dilombakan dan dijual. (Kusumasari Ayuningtyas/BeritaBenar)

160927-ID-umbrellas-6.jpg

Pengunjung memadati arena Festival Payung Indonesia 2016. (Kusumasari Ayuningtyas/BeritaBenar)

160927-ID-umbrellas-7.jpg

Mural payung yang menjadi lokasi favorit pengunjung untuk berfoto. (Kusumasari Ayuningtyas/BeritaBenar)

160927-ID-umbrellas-8.jpg

Pertunjukan seniman daerah memeriahkan Festival Payung Indonesia 2016. (Kusumasari Ayuningtyas/BeritaBenar)

160927-ID-umbrellas-9.jpg

Dua gadis sedang berfoto selfie dengan latar belakang payung aneka warna. (Kusumasari Ayuningtyas/BeritaBenar)

160927-ID-umbrellas-10.jpg

Partisipan dari Meksiko tampil menghibur pengunjung festival. (Kusumasari Ayuningtyas/BeritaBenar)

Festival Payung Indonesia ketiga kembali digelar di Solo, Jawa Tengah pada 23 – 25 September 2016. Puluhan ribu pengunjung datang untuk menyaksikan festival yang kini menjadi agenda tahunan Pemerintah Kota Surakarta.

Festival ini mengusung misi untuk melestarikan payung tradisional Indonesia.

Tahun ini, 16 daerah penghasil kerajinan payung yakni Makassar, Kabupaten Paser, Karanganyar, Denpasar, Yogyakarta, Klaten, Kendal, Banyumas, Tasikmalaya, Semarang, Bandung, Sawahlunto, Lampung, Bengkulu, Surabaya dan Solo, memamerkan payung khas masing-masing.

Tujuh negara sahabat yaitu Jepang, Thailand, Brunei Darussalam, Singapura, Inggris, Mexico dan Jerman turut memeriahkan dengan mengirim delegasi kesenian mereka.

Seribuan payung dipasang di berbagai sudut Taman Balekambang, taman kerajaan yang menjadi lokasi festival. Payung-payung yang menggunakan hiasan kain tradisional nusantara diakui menjadi inovasi tahun ini.

Selain komunitas seni, peserta juga datang dari komunitas bisnis sehingga acara ini menjadi ajang pameran, promosi dan sekaligus jual beli payung hias.

Berbagai lomba, pelatihan membuat kreasi aneka payung dan juga pertunjukan digelar ikut mewarnai festival ini.

Komentar

Silakan memberikan komentar Anda dalam bentuk teks. Komentar akan mendapat persetujuan Moderator dan mungkin akan diedit disesuaikan dengan Ketentuan Penggunaan. BeritaBenar. Komentar tidak akan terlihat langsung pada waktu yang sama. BeritaBenar tidak bertanggung jawab terhadap isi komentar Anda. Dalam menulis komentar harap menghargai pandangan orang lain dan berdasarkan pada fakta.